Home » Budaya » Tari Bedana Lampung, Tarian Tradisional Bernafaskan Islam
Tari Bedana Lampung

Tari Bedana Lampung, Tarian Tradisional Bernafaskan Islam

Pernah menyaksikan tarian tradisional Indonesia yang bernafaskan Islam? Tari Bedana Lampung merupakan salah satu di antaranya. Apa saja nilai yang terkandung di dalam tarian ini? Yuk, simak ulasan selengkapnya!

Setiap tarian tradisional daerah memiliki fungsi dan maknanya tersendiri. Seperti halnya Tari Bedana Lampung. Tarian tradisional masyarakat Lampung ini menggambarkan tentang tata kehidupan masyarakat daerah Lampung, yang mencerminkan kehidupan adat istiadat, etika, dan agama yang telah berbaur dalam kehidupan masyarakat Lampung itu sendiri.

Tari Bedana adalah jenis tari berpasangan yang biasanya dibawakan oleh para pemuda dan pemudi Lampung, pada saat acara adat atau acara-acara lainnya. Tarian ini merupakan wujud ungkapan akan rasa suka cita. Ekspresi sukacita ini ditampilkan dalam wujud gerakan anggota tubuh dengan batasan tertentu dengan penuh kegembiraan.

Sejarah Tari Bedana Lampung

Tarian tradisional rakyat Lampung yang memiliki fungsi sebagai tari pergaulan ini, kabarnya telah lama berkembang di Lampung seiring dengan masuknya ajaran Islam ke wilayah Lampung pada saat itu. Pada masa awal kemunculannya, tari tradisional ini dibawakan secara berpasangan antar lelaki dan hanya anggota keluarganya saja yang dapat menyaksikannya.

Tari Bedana Lampung
Gambar dari Instagram @desa_tanjungagung

Pada masa itu tarian rakyat ini akan dibawakan ketika ada anggota keluarga yang berhasil khatam (tamat) Al-qur’an. Hal ini juga lah yang pada akhirnya diyakini bahwa Tari Bedana itu bernafaskan ajaran Islam.

Namun seiring waktu dan perubahan zaman hingga sekarang, Tari Bedana masyarakat Lampung ini mulai dibawakan secara berpasangan antara laki-laki dan perempuan, dan kadang juga dilakukan secara berkelompok. Selain itu, tarian ini juga tidak lagi terbatas untuk disaksikan keluarga saja, tetapi masyarakat umum pun bisa menyaksikannya.

Lihat juga » Tari Sigeh Pengunten Lampung, Tarian Penyambut Tamu Kehormatan

Nilai yang Terkandung di Dalam Tari Bedana

Tari tradisional ini memiliki banyak nilai budaya serta moral yang mencerminkan kehidupan bermasyarakat, yang memiliki komitmen pada ajaran agama. Di dalam Tari Bedana terkandung nilai estetika dan etika dalam hal pergaulan yang menjunjung tinggi moral. Gerakan yang dibawakan pun sangat mengedepankan akan nilai kesopanan serta peradaban yang tinggi. Bahkan, pakaian penari pun mencerminkan budaya sopan yang mencerminkan ajaran Islam.

Tak hanya sekadar menggambarkan nilai estetika, etika, dan agama saja. Di dalam tarian bedana juga merepresentasikan akan karakter seorang remaja atau pemuda Lampung yang aktif serta produktif. Hal ini dapat dilihat dari gerakan-gerakan lincah dan rumit yang dibawakan oleh para penarinya. Jadi, tarian rakyat ini tidak hanya sekedar hiburan tanpa makna seperti halnya tari modern ala barat, yang kebanyakan hanya untuk menarik perhatian semata.

Lagu pengiring dalam Tari Bedana merupakan jenis lagu gembira bersumber dari shalawat Nabi, wayak, pantun, adi-adi, dan sagata. Sedangkan alat musik yang digunakan adalah gambus lunik, karenceng, ketipung, dan gong kecil.

Busana Penari Bedana

  • Kostum Penari Bedana Pria
  1. Kilat akinan atau peci pengikat kepala
  2. Bebiting
  3. Kain bidak gantung sebatas lutut
  4. Gelang pangal
  5. Kakalah bangkang
  6. Buah jukum
  7. Gelang kano
  • Kostum Penari Bedana Wanita
  1. Sanggul malang
  2. Buah jukum
  3. Penekan rambut
  4. Kain tapis
  5. Bunga melati
  6. Anting-anting atau subang giwir
  7. Gaharu kembang goyang
  8. Bebiting dan gelang kano
  9. Kawai kurung

Ragam Gerakan di Dalam Tari Bedana Lampung

Tari Bedana memiliki banyak gerakan. Meskipun terlihat rumit. Namun para penarinya mampu membawakan tarian tradisional ini dengan lincah. Gerakan di dalam tari ini adalah khesek injing, tehtim sembah, geleg, jipang, ayun, ombak moloh khesek gantung dan ayun gantung.

Demikianlah pembahasan mengenai Tari Bedana Lampung, yang merupakan jenis tari pergaulan yang dibawakan oleh para muli dan mekhanai Lampung. Jika berkenan, tidak ada salahnya untuk berbagi informasi di atas melalui tombol yang tersedia di bawah ini. Semoga bermanfaat.

2 komentar untuk “Tari Bedana Lampung, Tarian Tradisional Bernafaskan Islam”

  1. Artikel ini bermanfaat, sayang sekali ada paragraf yang tendensius. Jika ingin menonjolkan suatu budaya, tidak perlu mengecilkan budaya lain, apalagi jika tidak diikuti referensi yang kuat.

    Semoga budaya Lampung terpelihara selalu.

    1. Artikel ini sedikitpun tidak ada maksud untuk mengecilkan budaya lain terlebih hanya berpihak kepada salah satu budaya seperti yang Anda maksudkan. Namun terlepas dari apa yang Anda sampaikan, akan menjadi koreksi bagi penulis ke depannya.

      Terima kasih atensinya.

      Salam hangat ☺

Berikan Tanggapan Anda