Home » Sejarah » Sejarah Kabupaten Lampung Tengah Sejak Mulai Terbentuk
Sejarah Kabupaten Lampung Tengah

Sejarah Kabupaten Lampung Tengah Sejak Mulai Terbentuk

Sejarah Kabupaten Lampung Tengah juga tidak terlepas dari pendudukan pemerintah kolonial Hindia Belanda. Lalu, bagaimana awal mula terbentuknya kabupaten ini? Berikut ulasan lengkapnya!

Kabupaten Lampung Tengah adalah salah satu Kabupaten di Lampung yang terkurung oleh daratan. Awalnya, kabupaten ini merupakan kabupaten paling luas kedua setelah Lampung Utara. Namun kini luas wilayahnya lebih kecil setelah dilakukan pemekaran wilayah oleh pemerintah.

Bergulirnya waktu, perkembangan di kabupaten ini terbilang sangat pesat. Jika menengok sejarah Kabupaten Lampung Tengah sendiri, telah dimulai sejak masa penjajahan Belanda.

Sejarah Kabupaten Lampung Tengah
Lambang Kabupaten Lampung Tengah

Ketahui juga » Sejarah Kabupaten Pringsewu Lampung Sejak Mulai Terbentuk

Pada Masa Pendudukan Belanda

Tak jauh berbeda dengan beberapa kabupaten di Lampung lainnya, pada zaman pendudukan kolonial Belanda, Kabupaten Lampung Tengah merupakan wilayah Onder Afdeling. Tepatnya Onder Afdeling Sukadana. Terbagi dalam tiga wilayah distrik, yaitu Onder Distrik Sukadana, Onder Distrik Labuhan Maringgai, dan Onder Distrik Gunung Sugih.

Onder Distrik Sukadana saat itu dipimpin oleh seorang yang disebut Controller (Berkebangsaan Belanda). Controller dalam pelaksanaan tugas pemerintahannya dibantu oleh seorang Demang yang berasal dari bangsa Pribumi. Sedangkan untuk Distrik Gunung Sugih dan Labuhan Maringgai dipimpin oleh seorang Asisten Demang.

Pada Masa Pendudukan Jepang

Sistem pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah mengalami perubahan sejak Jepang memasuki Indonesia. Pada masa itu Lampung Tengah diubah menjadi wilayah yang disebut Bun Shu Metro.

Wilayah Bun Shu dibagi dalam tiga kawasan yaitu, Gun Shu yang dikepalai oleh seorang Bun Shu Cho, Marga yang dikepalai oleh kepala Marga, dan Kampung yang dikepalai oleh seorang kepala Kampung.

Sejarah Kabupaten Lampung Tengah Pada Masa Kemerdekaan Indonesia

Seiring dengan kemerdekaan Indonesia, maka pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah kembali mengalami perubahan. Sejarah Kabupaten Lampung Tengah ini diawali dengan mulai berlakunya peraturan Peralihan pasal 2 Undang-Undang 1945.

Dengan UU tersebut, maka Bun Shu Metro diubah menjadi Kabupaten Lampung Tengah, yang dikepalai oleh seorang Bupati. Pejabat Bupati pertama Kabupaten Lampung Tengah saat itu adalah Burhanuddin Amin (1945-1948).

Pada zaman pemerintahan Orde Baru, Kabupaten Lampung Tengah merupakan wilayah yang meliputi 1 kota administratif, 2 institusi pembantu Bupati, 24 wilayah Kecamatan, dan 504 wilayah Kelurahan.

Kemudian melalui Peraturan Pemerintah (PP ) No. 46 tahun 1999, berdirilah sebuah Kecamatan baru bernama Kecamatan Terusan Nunyai, yang mulanya merupakan wilayah Kecamatan Terbanggi Besar.

Selanjutnya, hanya berselang satu bulan, pemerintah melakukan pemekaran wilayah Kabupaten Lampung Tengah yang didasarkan pada UU RI No. 12 tahun 1999. Dengan pemekaran ini maka luas wilayah Lampung Tengah kini hanya 4.789,82 km persegi dari luas awal 9.189,50 km persegi.

Tahap Pemekaran Wilayah

Tahap pemekaran pertama adalah membentuk Kabupaten Lampung Timur. Dengan ini maka Kabupaten Lampung Tengah melepas 10 Kecamatan yang terdiri dari Way Jepara, Sukadana, Metro Kibang, Batanghari, Labuhan Maringgai, Pekalongan, Sekampung, Jabung, Raman Utara, dan Purbolinggo.

Tahap pemekaran kedua adalah dengan membentuk Kota Madya Metro. Awalnya Metro merupakan kota administratif sekaligus ibukota Lampung Tengah. Dengan terbentuknya Kota Madya Metro, maka Kabupaten Lampung Tengah harus melepas dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Metro Raya dan Kecamatan Bantul.

Dengan dua tahap pemekaran wilayah yang terjadi, maka Kabupaten Lampung Tengah hanya memiliki 13 Kecamatan. Ketiga belas Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Gunung Sugih, Rumbia, Seputih Mataram, Seputih Raman, Seputih Banyak, Terbanggi Besar, Terusan Nunyai, Punggur, Kalirejo, Trimurjo, Seputih Surabaya, Padang Ratu, dan Bangun Rejo.

Namun setelah dikeluarkan Perda No. 15 tahun 2006 tentang pembentukan Kecamatan, maka kini jumlah Kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Tengah berjumlah 28.

Tugu Tanggai Kabupaten Lampung Tengah

Demikianlah pembahasan mengenai sejarah Kabupaten Lampung Tengah. Semoga ulasan ini bermanfaat dan bisa menjadi sumber referensi sejarah Anda. Jangan ragu untuk berbagi informasi melalui tombol di bawah ini.

Berikan Tanggapan Anda