Home » Buah Tangan » Lempok Durian Khas Lampung, Varian Dodol yang Rasanya Menggoda
Lempok Durian Khas Lampung

Lempok Durian Khas Lampung, Varian Dodol yang Rasanya Menggoda

Sajian kuliner khas daerah merupakan salah satu yang paling diburu para wisatawan yang sedang berkunjung di suatu tempat. Tak terkecuali di salah satu provinsi di Pulau Sumatera, yaitu Lampung. Selain terkenal dengan keripik pisang dan sambal khasnya yang pedas, Lampung juga memiliki penggoda lidah yang juga tak kalah nikmat, yaitu Lempok Durian Khas Lampung.

Lempok Durian merupakan makanan khas Lampung yang terbuat dari daging buah durian yang dicampur dengan gula pasir. Untuk cita rasanya tentu saja sangat manis dan legit. Secara umum lempok durian Lampung ini terlihat seperti dodol. Itulah mengapa banyak orang yang kerap menyebutnya dengan dodol durian.

Meskipun terlihat seperti dodol, tetapi lempok ini berbeda dari dodol biasa. Bahan olahan dodol biasanya dicampur dengan tepung atau pun ketan. Sedangkan lempok durian murni terbuat dari durian asli yang hanya dicampur dengan tambahan gula pasir saja. Jadi saat memakan lempok akan terasa sekali aroma khas durian asli yang lezat. Dan ini juga yang membuat harga lempok durian jauh lebih mahal dari dodol biasa.

Keistimewaan Lempok Durian Lampung

Biasanya bahan olahan dodol atau pun makanan sejenis lainnya tersedia dengan berbagai varian rasa, misalnya dodol rasa durian, strawberry, blueberry, nanas, sirsak , dan lainnya. Namun sayang kebanyakan cita rasa yang diusung tersebut bukan terbuat dari buah aslinya. Tetapi berasal dari bahan perasa. Jika pun memakai buah aslinya, itu pun hanya sedikit atau sebagai pelengkap saja. 

Namun berbeda dengan lempok. Makanan tradisional dari Lampung ini terbuat dari daging buah durian asli yang masih segar. Jadi Lempok Durian Khas Lampung ini rasanya benar-benar nikmat di lidah. Selain itu, bahan campuran yang digunakan dalam pembuatan lempok adalah hanya gula pasir. Jadi tidak menggunakan bahan pemanis buatan. Lempok juga tidak menggunakan bahan pengawet makanan.

Karena tanpa bahan pengawet, lempok Lampung tidak dapat bertahan dalam waktu tahunan. Jika disimpan dalam lemari es, maka lempok akan bertahan selama tiga bulan. Namun jika penyimpanannya tanpa menggunakan lemari es, maka lempok hanya mampu bertahan selama satu bulan. Lewat dari jangka waktu itu, maka lempok sudah kurang baik untuk dikonsumsi.

Terbuat dari bahan alami dan tanpa pemanis buatan atau pun pengawet makanan, sudah dapat dipastikan bahwa lempok adalah termasuk camilan khas daerah yang sehat. Jadi tidak perlu ragu untuk mengkonsumsinya. Namun jangan lupa untuk tidak berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bagi tubuh.

Tempat Mendapatkan Lempok Durian Khas Lampung

Lempok durian dapat dengan mudah ditemukan di berbagai tempat di Lampung. Misalnya di supermarket dan toko oleh-oleh khas Lampung. Tempat yang paling banyak menjajakan lempok adalah kawasan di sepanjang Gang PU yang berada di Jalan Zainal Abidin Pagaralam, dimana area ini dijadikan pusat oleh-oleh khas Lampung berupa keripik pisang aneka rasa.

Lempok Durian Khas Lampung
Sumber : Instagram @iyen_foods

Bagi Anda yang sedang menikmati liburan di Lampung dan ingin membawa pulang lempok durian sebagai oleh-oleh, Anda juga bisa datang langsung ke toko oleh-oleh khas Lampung yang cukup populer, yaitu Toko Iyen. Di sini tersedia lempok Lampung berbagai ukuran. Untuk harganya bervariasi, tergantung ukurannya. Harga yang dibandrol adalah mulai dari Rp. 11.000 – Rp. 40.000.

Demikianlah ulasan mengenai oleh-oleh dari Lempok Durian Khas Lampung. Bagi Anda yang menyukai makanan manis tanpa pemanis buatan, lempok Lampung ini sangat wajib untuk dicoba.

Berikan Tanggapan Anda